Melihat Aksi Militer di Suriah, Timur Tengah Tertarik Senjata Buatan Rusia
Banyak negara di Timur Tengah yang tertarik untuk membeli persenjataan yang Rusia gunakan dalam kampanye antiteror di Suriah, seperti diungkap Rostec, perusahaan induk milik Rusia yang memayungi banyak bisnis produk industri dan pertahanan di sana.
Victor Kladov, Direktur Kerja Sama Internasional Rostec, mengatakan bahwa negara-negara di Timur Tengah tersebut paling tertarik dengan pesawat tempur Sukhoi Su-35, helikopter tempur Mi-28, dan sistem misil S-400.
“Operasi (di Suriah) ini mendorong kami untuk meningkatkan kualitas senjata, sehingga menarik pelanggan internasional untuk menggunakannya,” ujar Kladov, seperti yang dikutip Sputnik, Rabu (14/2).
“Sistem ini telah terbukti dalam pertempuran. Negara-negara di Timur Tengah sudah menunjukkan ketertarikan untuk membeli sistem persenjataan kami.”
Kladov tidak menyebutkan secara spesifik negara mana saja yang tertarik.
Dengan dukungan Pasukan Kedirgantaraan Rusia, Tentara Suriah telah menghancurkan lebih dari 4.600 fasilitas kelompok teroris ISIS sejak awal 2017. Rusia sendiri telah melakukan kampanye antiteroris di Suriah sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad.